Jumat, 27 Juni 2014

Sebuah Harapan

Saya buka orang munafik yang tidak butuh materi, memang hidup butuh materi. Tapi satu yang terlupakan, bahwa hidup tidak selalu melulu bicara materi.
Ada yang lebih besar dari sebuah materi yaitu harapan. Karena dengan harapan seseorang dapat bertahan hidup. Ketika dia terjatuh, hanya harapan yang dapat memberikan sebuah mimpi baru dan kekuatan untuk terus bertahan.

Apa jadinya seseorang yang hidup tanpa sebuah harapan?
Dia akan merasa hidup ini kejam dan tidak adil, dia terus menyalahkan hidup mengapa begini mengapa begitu.
Dengan harapan, seseorang dapat terus bermimpi sekalipun kenyataan itu menyakitkan.
Harapan itu bukan hanya milik seorang yang berkuasa atau berduit, harapan itu milik semua orang. Harapan itu tidak terbatas, dan tidak ada seorang pun yang memutuskan harapan seseorang untuk terus bertahan.

"Meski yang aku alami, kerap menyiksa batin ku...
Menusuk perih jantung ku, uraikan air mata ku...
Namun ku yakin sebuah harapan yang menuntunku melangkah...."

Sepenggal lirik lagu Tere yang berjudul Sebuah Harapan, lagu yang terus menguatkan saya dan memberikan inspirasi untuk tetap bertahan apapun yang terjadi karena akan selalu ada Sebuah Harapan.
Sesakit apapun kita, selalu ada harapan yang akan menuntun tuk melangkah.
Jangan pernah merasa materi segalanya, tanpa harapan materi biasa saja tidak memiliki arti apa-apa.
Tidak ada mimpi, karena harapan memberikan kita mimpi untuk terus hidup lebih baik.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar