Kebahagiaan itu tidak dapat di ukur dari berapa banyaknya seseorang memiliki materi yang berlimpah. Dalam hidup ini tidak selalu uang yang membuat seseorang itu benar-benar bahagia, malah terkadang uang bisa menjadi bencana dan masalah bagi seseorang jika tidak amanah dalam menggunakannya.
Saya tidak munafik, saya pun masih membutuhkan uang untuk mencukupi kebutuhan hidup. Tapi lebih dari itu bukan materi yang saya kejar dalam hidup ini. Ada yang lebih berarti dalam hidup ini yaitu kebahagiaan yang tidak dapat di beli oleh uang. Kepuasan terbesar saya yang merupakan kebahagiaan yang tidak terkira harganya yaitu ketika saya dapat berkarya dan karya saya dapat di terima oleh orang banyak.
Cinta, adalah satu kata yang mudah di ingat oleh semua makhluk di dunia. Namanya begitu di agungkan oleh orang-orang yang sedang kasmaran.
Semua orang bisa memiliki cinta, tapi tidak dapat membelinya sekalipun dia seorang jutawan ataupun milyuner.
Kamu tau betapa indahnya hidup ini, dan yang membuat indah bukan karena kamu memiliki uang banyak.
Hidup ini begitu indah jika dapat di nikmatinya dengan rasa sykur atas apa yang Tuhan telah berikan kepada kita.
Percuma kamu memiliki banyak uang, jika kamu tidak dapat memahami arti dari bersyukur itu sendiri.
Ingat, uang banyak tidak menjamin hidup mu bahagia jika hati mu sendiri gersang tidak memiliki cinta dan orang terkasih.
Kebahagiaan itu ada dalam hati mu bukan dalam materi mu.
Musik hidupkan mimpi yang terkubur
Jumat, 29 Agustus 2014
Minggu, 29 Juni 2014
Hidup Itu Pilihan
Pilihan....
Hidup memang tidak pernah bisa terlepas dari sebuah pilihan, tidak dapat di ingkari ketika pilihan tersebut bisa membuat seseorang galau.
Pilihan dalam menentukan pasangan, pilihan menentukan presiden yang saat ini sedang ramai di bicarakan oleh masyarakat. Dan menjadi topik hangat untuk membahasnya, malah tidak di pungkiri membahasnya bisa ikut terbakar....hahahaha, ya itulah politik.
Bicara soal pemimpin, sosok pemimpin seperti apa sih yang menjadi pilihan rakyat Indonesia?
Saya sendiripun tidak dapat menjawabnya, kenapa? karena dua kandidat capres yang sedang bertarung merebutkan kursi RI 1 bukan pilihan saya....hahaha
Hidup tidak pernah terlepas dari masalah yang datang silih berganti, terkadang kita tidak dapat mengikhlaskan apa yang kita punya harus hilang.
Takdir itu sudah menjadi ketetapan hidup yang harus di jalani, tidak seorang pun dapat bersembunyi dari takdirnya. Ketika takdir berkata kamu harus sakit, maka kamu sakit tidak dapat di hindarkan sekalipun kamu sudah berusaha dengan segala upaya kamu menjaga kesahatan tubuh dan jiwa mu.
Dan apa yang saya alami adalah bagian dari takdir kehidupan yang harus saya lewati, nasib seseorang bisa di rubah tapi takdir tidak ada seorangpun yang dapat mengubahnya sekalipun dia seorang jenius atau bahkan seorang profesor pun tidak akan dapat merubah takdir hidupnya.
Kita di ciptakan ke dunia menjalani hidup agar menjadi seorang yang baik. Tidak perlu memaksa diri untuk menjadi yang terbaik jika semua di luar kemampuan mu, sudah lebih dari cukup kamu bisa menjadi orang yang baik untuk hidup dan orang-orang sekitar mu. Setidaknya kamu bukan seorang pecundang juga bukan seorang yang tidak berguna apa-apa untuk hidup mu sendiri.
Optimis dalam menjalani hidup itu di perlukan agar kamu tidak patah semangat ketika hidup mu berada di titik yang rendah.
Menjadi seorang yang pesimis bukanlah pilihan yang baik, tapi tidak bisa di bantah ketika pesimis itu ada menggoyahkan langkah mu itu hal yang wajar.
Saya juga pernah merasa pesimis terhadap mimpi dan cita-cita besar hidup saya, tapi seketika pesimis itu hilang ketika saya mengingat tujuan mimpi itu adalah untuk memberi bahagia bagi orang-orang yang saya sayangi. Cita-cita itu adalah kekuatan untuk saya bertahan untuk terus melangkah.
Pilihan, jika saya dapat memilih untuk terlaahir kembali...saya ingin terlahir bukan menjadi diri saya tapi itu tidak mungkin terjadi karena hidup hanya sekali.
Apapun yang menjadi pilihan kita jangan pernah menyesalinya jika suatu saat pilihan yang telah kita pilih tidak membawa kita ke arah yang lebih baik.
Tetap berfikir positif, apapun yang saat ini saya, kamu dan kalian sedang rasakan jangan jadikan alasan untuk kita berhenti melangkah ke arah yang lebih baik.
Hidup itu pilihan, dan kamu tau apa yang terbaik untuk hidup mu jangan menggantungkannya pada orang lain. Karena orang lain hanya membuat kita kecewa, serahkan semua keluh kesah hidup pada sang pemilik kehidupan cuma Dia yang bisa menjawab atas pertanyaan pilihan hidup kita apa ini yang terbaik atau malah sebaliknya.
Hidup memang tidak pernah bisa terlepas dari sebuah pilihan, tidak dapat di ingkari ketika pilihan tersebut bisa membuat seseorang galau.
Pilihan dalam menentukan pasangan, pilihan menentukan presiden yang saat ini sedang ramai di bicarakan oleh masyarakat. Dan menjadi topik hangat untuk membahasnya, malah tidak di pungkiri membahasnya bisa ikut terbakar....hahahaha, ya itulah politik.
Bicara soal pemimpin, sosok pemimpin seperti apa sih yang menjadi pilihan rakyat Indonesia?
Saya sendiripun tidak dapat menjawabnya, kenapa? karena dua kandidat capres yang sedang bertarung merebutkan kursi RI 1 bukan pilihan saya....hahaha
Hidup tidak pernah terlepas dari masalah yang datang silih berganti, terkadang kita tidak dapat mengikhlaskan apa yang kita punya harus hilang.
Takdir itu sudah menjadi ketetapan hidup yang harus di jalani, tidak seorang pun dapat bersembunyi dari takdirnya. Ketika takdir berkata kamu harus sakit, maka kamu sakit tidak dapat di hindarkan sekalipun kamu sudah berusaha dengan segala upaya kamu menjaga kesahatan tubuh dan jiwa mu.
Dan apa yang saya alami adalah bagian dari takdir kehidupan yang harus saya lewati, nasib seseorang bisa di rubah tapi takdir tidak ada seorangpun yang dapat mengubahnya sekalipun dia seorang jenius atau bahkan seorang profesor pun tidak akan dapat merubah takdir hidupnya.
Kita di ciptakan ke dunia menjalani hidup agar menjadi seorang yang baik. Tidak perlu memaksa diri untuk menjadi yang terbaik jika semua di luar kemampuan mu, sudah lebih dari cukup kamu bisa menjadi orang yang baik untuk hidup dan orang-orang sekitar mu. Setidaknya kamu bukan seorang pecundang juga bukan seorang yang tidak berguna apa-apa untuk hidup mu sendiri.
Optimis dalam menjalani hidup itu di perlukan agar kamu tidak patah semangat ketika hidup mu berada di titik yang rendah.
Menjadi seorang yang pesimis bukanlah pilihan yang baik, tapi tidak bisa di bantah ketika pesimis itu ada menggoyahkan langkah mu itu hal yang wajar.
Saya juga pernah merasa pesimis terhadap mimpi dan cita-cita besar hidup saya, tapi seketika pesimis itu hilang ketika saya mengingat tujuan mimpi itu adalah untuk memberi bahagia bagi orang-orang yang saya sayangi. Cita-cita itu adalah kekuatan untuk saya bertahan untuk terus melangkah.
Pilihan, jika saya dapat memilih untuk terlaahir kembali...saya ingin terlahir bukan menjadi diri saya tapi itu tidak mungkin terjadi karena hidup hanya sekali.
Apapun yang menjadi pilihan kita jangan pernah menyesalinya jika suatu saat pilihan yang telah kita pilih tidak membawa kita ke arah yang lebih baik.
Tetap berfikir positif, apapun yang saat ini saya, kamu dan kalian sedang rasakan jangan jadikan alasan untuk kita berhenti melangkah ke arah yang lebih baik.
Hidup itu pilihan, dan kamu tau apa yang terbaik untuk hidup mu jangan menggantungkannya pada orang lain. Karena orang lain hanya membuat kita kecewa, serahkan semua keluh kesah hidup pada sang pemilik kehidupan cuma Dia yang bisa menjawab atas pertanyaan pilihan hidup kita apa ini yang terbaik atau malah sebaliknya.
Jumat, 27 Juni 2014
Sebuah Harapan
Saya buka orang munafik yang tidak butuh materi, memang hidup butuh materi. Tapi satu yang terlupakan, bahwa hidup tidak selalu melulu bicara materi.
Ada yang lebih besar dari sebuah materi yaitu harapan. Karena dengan harapan seseorang dapat bertahan hidup. Ketika dia terjatuh, hanya harapan yang dapat memberikan sebuah mimpi baru dan kekuatan untuk terus bertahan.
Apa jadinya seseorang yang hidup tanpa sebuah harapan?
Dia akan merasa hidup ini kejam dan tidak adil, dia terus menyalahkan hidup mengapa begini mengapa begitu.
Dengan harapan, seseorang dapat terus bermimpi sekalipun kenyataan itu menyakitkan.
Harapan itu bukan hanya milik seorang yang berkuasa atau berduit, harapan itu milik semua orang. Harapan itu tidak terbatas, dan tidak ada seorang pun yang memutuskan harapan seseorang untuk terus bertahan.
"Meski yang aku alami, kerap menyiksa batin ku...
Menusuk perih jantung ku, uraikan air mata ku...
Namun ku yakin sebuah harapan yang menuntunku melangkah...."
Sepenggal lirik lagu Tere yang berjudul Sebuah Harapan, lagu yang terus menguatkan saya dan memberikan inspirasi untuk tetap bertahan apapun yang terjadi karena akan selalu ada Sebuah Harapan.
Sesakit apapun kita, selalu ada harapan yang akan menuntun tuk melangkah.
Jangan pernah merasa materi segalanya, tanpa harapan materi biasa saja tidak memiliki arti apa-apa.
Tidak ada mimpi, karena harapan memberikan kita mimpi untuk terus hidup lebih baik.
Ada yang lebih besar dari sebuah materi yaitu harapan. Karena dengan harapan seseorang dapat bertahan hidup. Ketika dia terjatuh, hanya harapan yang dapat memberikan sebuah mimpi baru dan kekuatan untuk terus bertahan.
Apa jadinya seseorang yang hidup tanpa sebuah harapan?
Dia akan merasa hidup ini kejam dan tidak adil, dia terus menyalahkan hidup mengapa begini mengapa begitu.
Dengan harapan, seseorang dapat terus bermimpi sekalipun kenyataan itu menyakitkan.
Harapan itu bukan hanya milik seorang yang berkuasa atau berduit, harapan itu milik semua orang. Harapan itu tidak terbatas, dan tidak ada seorang pun yang memutuskan harapan seseorang untuk terus bertahan.
"Meski yang aku alami, kerap menyiksa batin ku...
Menusuk perih jantung ku, uraikan air mata ku...
Namun ku yakin sebuah harapan yang menuntunku melangkah...."
Sepenggal lirik lagu Tere yang berjudul Sebuah Harapan, lagu yang terus menguatkan saya dan memberikan inspirasi untuk tetap bertahan apapun yang terjadi karena akan selalu ada Sebuah Harapan.
Sesakit apapun kita, selalu ada harapan yang akan menuntun tuk melangkah.
Jangan pernah merasa materi segalanya, tanpa harapan materi biasa saja tidak memiliki arti apa-apa.
Tidak ada mimpi, karena harapan memberikan kita mimpi untuk terus hidup lebih baik.
Save Old Batavia
Save Old Batavia, kata-kata ini saya ambil dari organisasi yang bertujuan untuk menjaga dan melestarikan Kota Tua Jakarta yaitu Old Batavia Foundation atau OBF.
Kota Tua Jakarta, tempat ini sudah tidak asing di masyarakat ibu kota. Khususnya para kawula muda yang sering menghabiskan waktu untuk sekedar bersantai sambil menikmati wisata kuliner khas betawi ( seperti kerek telor ) maupun melihat pertunjukan seni dan budaya yang sering di adakan di Kota Tua Jakarta.
Kota Tua Jakarta juga di kenal dengan sebutan Batavia Lama, adalah sebuah wilaya kecih di Jakarta. Wilayah khusus ini memiliki luas 1,3 kilometer persegi melintasi Jakarta Utara dan Jakarta Barat ( Pinangsia, Taman Sari dan Roa Malaka ).
Penduduk asli batavia di sebut "Batavianen" kemudian di kenal sebagai suku Betawi, terdiri dari etnis Kreol yang merupakan keturunan dari berbagai etnis yang menghuni Batavia.
Dalam pengembangan daerah Jakarta, beberapa bangunan atau tempat yang berada di daerah Kota Tua Jakarta di hancurkan dengan alasan tertentu. Beberapa tempat tersebut adalah :
Revitalisasi Kota Tua bukan hanya menyelamatkan bangunan kolonial, namun sekaligus menghargai sejarah bangsa.
Kota Tua bukan hanya sekedar tempat wisata semata, tapi Kota Tua juga dapat memberikan banyak ilmu sejarah yang bermanfaat. Di Kota Tua juga terdapat Museum Fatahillah, Museum Wayang, Museum Seni Rupa & Museum Bank Mandiri.
Tapi sayangnya, banyak orang yang berkunjung ke sana namun melupakan museum-museum tersebut.
Saya bangga sebagai anak bangsa yang memiliki banyak budaya. Keanekaragaman budaya Indonesia yang menjadi magnet hingga banyak turis asing yang datang berkunjung ke Indonesia, itu semata untuk mengenal seni dan budaya Indonesia.
Tapi saya juga sedih karena pemerintah pusat masih menutup mata dalam pengembangan Kota Tua. Sebenaranya Kota Tua ini merupakan aset wisata budaya yang besar dan sangat menguntungkan karena dapat membantu ekonomi menengah kebawah yang berjualan cinderamata khas budaya Indonesia bukan hanya Betawi saja, itupun jika dapat di kelola dengan baik.
Saya bangga saat ini banyak anak-anak muda yang peduli terhadap pelestarian dan pengembangan Kota Tua, mereka tergabung dalam sebuah group Old Batavia Foundation.
Mereka juga yang membuka mata dan pikiran saya untuk sama-sama menjaga dan melestarikan Kota Tua, kalau bukan kita siapa lagi yang peduli dengan budaya bangsa dan peninggalan-peninggalah sejarah yang memiliki nilai besar.
Kita tidak perlu berperang melawan penjajah dan berdarah-darah untuk dapat merdeka. Kita sudah dapat merasakan kemerdekaan itu dari kerja keras para pahlawan kita yang telah berjuang.
Yang harus kita lakukan sekarang adalah membangun dan mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai kegiatan yang positif. Salah satunya kita dapat memberikan konstribusi terhadap pengembangan Kota Tua dalam menjaga juga melestarikannya.
Sebab bangsa yang besar adalah yang dapat menghargai jasa para pahlawannya.
Semoga kita anak bangsa dapat tergerak memberikan hal yang positif untuk negri ini, karena sudah cukup negri ini berduka karena ulah pemimpinnya yang gagal menjalankan tugasnya sebagai pemimpin.
Semoga budaya kita pun tetap terjaga kelestariannya dan tidak ada campur tangan dari pihak asing.
Dan semoga mimpi Kota Tua untuk menjadi kota wisata sejarah yang besar dapat terwujud, yang dapat menyaingi Kota Tua Malaka di Malaysia atau di Venezia.
Bangun Indonesia ku, jangan lagi engkau bersedih....
Kami selalu berdiri menjagamu, dari kejahatan para pemimpin yang tidak bertanggung jawab....
Dari para pemimpin yang hanya menggunakan kekayaan alam dan budayamu demi kepentingan pribadi dan golongannya saja....
*Mohon support dan dukungannya juga untuk Old Batavia Foundation, teman-teman yang ingin tau perkembangan Kota Tua dan info event menarik lainnya bisa follow @OldBataviaFoundation atau like fanpagenya di Facebook OLD BATAVIA FOUNDATION, terima kasih*
Kota Tua Jakarta, tempat ini sudah tidak asing di masyarakat ibu kota. Khususnya para kawula muda yang sering menghabiskan waktu untuk sekedar bersantai sambil menikmati wisata kuliner khas betawi ( seperti kerek telor ) maupun melihat pertunjukan seni dan budaya yang sering di adakan di Kota Tua Jakarta.
Kota Tua Jakarta juga di kenal dengan sebutan Batavia Lama, adalah sebuah wilaya kecih di Jakarta. Wilayah khusus ini memiliki luas 1,3 kilometer persegi melintasi Jakarta Utara dan Jakarta Barat ( Pinangsia, Taman Sari dan Roa Malaka ).
Penduduk asli batavia di sebut "Batavianen" kemudian di kenal sebagai suku Betawi, terdiri dari etnis Kreol yang merupakan keturunan dari berbagai etnis yang menghuni Batavia.
Dalam pengembangan daerah Jakarta, beberapa bangunan atau tempat yang berada di daerah Kota Tua Jakarta di hancurkan dengan alasan tertentu. Beberapa tempat tersebut adalah :
- Benteng Batavia di hancurkan antara 1890-1910, beberapa material di gunakan untuk pembangunan istana Daendels ( sekarang Departemen Keuangan Nasional ).
- Gerbang Amsterdam ( lokasinya berada di pertigaan jalan cengkeh, jalan tongkol, dan jalan nelayan timur. Di hancurkan untuk memperlebar akses jalan ). Di hancurkan pada tahun 1950an untuk pelebaran jalan.
- Jalur Trem Batavia ( jalur ini pernah ada di kota Batavia) tetapi sekarang sudah di timbun dengan aspal. Karena presiden Soekarno menganggap jalur ini membuat macet.
Revitalisasi Kota Tua bukan hanya menyelamatkan bangunan kolonial, namun sekaligus menghargai sejarah bangsa.
Kota Tua bukan hanya sekedar tempat wisata semata, tapi Kota Tua juga dapat memberikan banyak ilmu sejarah yang bermanfaat. Di Kota Tua juga terdapat Museum Fatahillah, Museum Wayang, Museum Seni Rupa & Museum Bank Mandiri.
Tapi sayangnya, banyak orang yang berkunjung ke sana namun melupakan museum-museum tersebut.
Saya bangga sebagai anak bangsa yang memiliki banyak budaya. Keanekaragaman budaya Indonesia yang menjadi magnet hingga banyak turis asing yang datang berkunjung ke Indonesia, itu semata untuk mengenal seni dan budaya Indonesia.
Tapi saya juga sedih karena pemerintah pusat masih menutup mata dalam pengembangan Kota Tua. Sebenaranya Kota Tua ini merupakan aset wisata budaya yang besar dan sangat menguntungkan karena dapat membantu ekonomi menengah kebawah yang berjualan cinderamata khas budaya Indonesia bukan hanya Betawi saja, itupun jika dapat di kelola dengan baik.
Saya bangga saat ini banyak anak-anak muda yang peduli terhadap pelestarian dan pengembangan Kota Tua, mereka tergabung dalam sebuah group Old Batavia Foundation.
Mereka juga yang membuka mata dan pikiran saya untuk sama-sama menjaga dan melestarikan Kota Tua, kalau bukan kita siapa lagi yang peduli dengan budaya bangsa dan peninggalan-peninggalah sejarah yang memiliki nilai besar.
Kita tidak perlu berperang melawan penjajah dan berdarah-darah untuk dapat merdeka. Kita sudah dapat merasakan kemerdekaan itu dari kerja keras para pahlawan kita yang telah berjuang.
Yang harus kita lakukan sekarang adalah membangun dan mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai kegiatan yang positif. Salah satunya kita dapat memberikan konstribusi terhadap pengembangan Kota Tua dalam menjaga juga melestarikannya.
Sebab bangsa yang besar adalah yang dapat menghargai jasa para pahlawannya.
Semoga kita anak bangsa dapat tergerak memberikan hal yang positif untuk negri ini, karena sudah cukup negri ini berduka karena ulah pemimpinnya yang gagal menjalankan tugasnya sebagai pemimpin.
Semoga budaya kita pun tetap terjaga kelestariannya dan tidak ada campur tangan dari pihak asing.
Dan semoga mimpi Kota Tua untuk menjadi kota wisata sejarah yang besar dapat terwujud, yang dapat menyaingi Kota Tua Malaka di Malaysia atau di Venezia.
Bangun Indonesia ku, jangan lagi engkau bersedih....
Kami selalu berdiri menjagamu, dari kejahatan para pemimpin yang tidak bertanggung jawab....
Dari para pemimpin yang hanya menggunakan kekayaan alam dan budayamu demi kepentingan pribadi dan golongannya saja....
*Mohon support dan dukungannya juga untuk Old Batavia Foundation, teman-teman yang ingin tau perkembangan Kota Tua dan info event menarik lainnya bisa follow @OldBataviaFoundation atau like fanpagenya di Facebook OLD BATAVIA FOUNDATION, terima kasih*
Senin, 23 Juni 2014
Sang Idola
Saya senang sekali membahas tentang musik dan menulisnya, apa lagi musik lokal.
Di kesempatan ini saya ingin membahas tentang penyanyi cantik Tere.
Kenapa harus membahas Tere? mudah saya menjawabnya, karena Tere adalah penyanyi favorit saya dan dia idola saya.
Bukan cuma Tere yang menjadi idola saya, tapi musisi lokal yang menjadi idola saya juga adalah Sheila On7 band asal Yogyakarta.
Saya sudah pernah menulis tentang Sheila On7, dan selalu tertarik untuk menulis tentang karya-karyanya.
Menurut saya, kedua musisi itu mempunyai musikalitas yang tinggi dan karakter yang kuat.
Baiklah, kita mulai menulisnya sekarang.
Theresia EE Pardede atau yang biasa di sapa Tere penyanyi cantik kelahiran 2 September, memulai karirnya sebagai back vocal. Penyanyi cantik ini pernah menjadi seorang anggota parlemen, tapi saya tidak akan menulis tentang itu. Karena yang saya kenal adalah Tere seorang musisi hebat.
Jadi saya tidak akan menulis apapun yang ada di masa lalu apa lagi urusan pribadi, itu bukan saya.
Pada dasarnya setiap orang memiliki masa lalu dan masalah masing-masing, tapi coba lijat dan hargai karya-karya terbaik yang telah di berikan oleh seorang Tere pada negri ini.
Yang ingin saya tulis adalah tentang rasa kagum saya sebagai fans kepada idolanya.
Saya mulai mengenal lagu-lagu Tere sejak masih duduk di kelas 2 SMP tahun 2002, lagu pertama yang saya dengar adalah Kesepian Kita yang di bawain bareng Pas Band. Sejak saat itu saya mulai suka mendengar lagu-lagu Tere yang lainnya. Dan demi mendapatkan album perdana Tere "Awal Yang Indah", saya mengumpulkan dari uang jajan. Alhamdulillah....kebeli juga, hehehe
Tidak hanya sampai di album, saya mulai hunting foto dan poster juga majalah remaja yang mengupas tentang Tere, saya langsung membelinya. Biar sempat kena marah mama, karena uang jajan hanya habis untuk beli barang-barang yang ga penting.
Di tahun 2003 Tere kembali mengeluarkan album keduanya yang berjudul "Sebuah Harapan", karena mama sudah tau anaknya fans beratn Tere jadi begitu saya membeli kasetnya ( yang paling terjangkau sama kantong saya ) tidak memarahi saya lagi.
Kalau ada Tere tampil live di acara Tv, saya menontonya paling depan walaupun sering rebutan chanel Tv sama ayah...hahaha
Itu sebagian cerita saya di jaman sekolah, sekarang sudah dewasa. Tapi masih ada beberapa teman yang bertanya apa saya masih menjadi fans Tere?
Jawaban saya masih sama, saya sangat menyukai karya-karya Tere. Lagunya enak-enak.
Yah....walaupun banyak penyanyi solo wanita lainnya di negri ini, memnurut saya tidak ada sehebat Tere dengan karakter vokal yang kuat dan kemahirannya dalam menulis lirik lagu yang keren.
Bukan berarti saya tidak menyukai karya-karya musisi yang lainnya.
Memang sudah lama Tere tidak tampil di layar kaca, bukan berarti tidak berkarya kembali di industri musik Indonesia.
Karya-karya ciptaan Tere bisa di dengar lewat lagu "Tak Ingin Di Cintai" yang di bawakan penyanyi Astrid, "Aku Juga Manusia" yang di bawakan oleh Ilusia Girl, juga "Addicted" yang di bawakan oleh Astrid juga di album barunya yang Terpukau ( lagu yang ini saya belum dengar )...hehehe
Dan itu bukti bahwa Tere masih berarya di industri musik Indonesia, cuma bedanya tidak depan layar lagi tapi sekarang lebih asik ada di belakang layar.
Yah, bentuk karya Tere sekarang walaupun bukan dalam sebuah album saya tetap menikmatinya dan tetap bangga memiliki idola seperti Tere.
Berikut album-album yang pernah di keluarkan Tere :
Album perdana "Awal Yang Indah" tahun 2001 berisi 9 lagu :
1. Tak Ingin Usai
2. Bilang Saja
3. Awal yang Indah
4. Sampai Nanti
5. Bila Tiba Saatnya
6. Kesepian Kita ( Ft. Pas Band )
7. Selalu Ada
8. Biasa
9. Sendiri
Album kedua "Sebuah Harapan" tahun 2003 berisi 10 lagu :
1. Mestinya.
2. Tunjukan Padaku
3. Senantias
4. Jika Aku Bahagia
5. Aku Patut Membenci Dia
6. Cintaku Sederhana
7. Selelbihnya Dusta
8. Mengapa Ini Yang Terjadi ( Ft. Valent )
9. Biarkan Saja
10. Sebuah Harapan
Album ketiga "Begitu Berharga" tahun 2005 yang berisi 10 lagu :
1. Pencuri Hati
2. Dosa Termanis
3. Cukup Bagiku
4. Pasangnan Sepadan
5. Pertanyaan Hati
6. Panggung Sandiwara
7. Kala Cinta Bicara
8. Begitu Berhaga
9. Apa Adanya
10. Bukan Jalan Kita
Album keempat "Teretorial Hits" tahun 2008 yang berisi 12 lagu :
1. Tersenyumlah
2. Tak Pernah Sengaja
3. Kespian Kita
4. Sandiwara Yang Melelahkan
5. Selebihnya Dusta
6. Dosa Termanis
7. Mengapa Ini Yang Terjadi
8. Pasangan Sepadan
9. Pencuri Hati
10. Aku Patut Membenci Dia
11. Awal Yang Indah
12. Tak Ingin Usai
Kita doakan saja semoga secepatnya Tere bisa kembali berkaya di depan layar lagi.
Sukses untuk karya-karya Tere.....
Di kesempatan ini saya ingin membahas tentang penyanyi cantik Tere.
Kenapa harus membahas Tere? mudah saya menjawabnya, karena Tere adalah penyanyi favorit saya dan dia idola saya.
Bukan cuma Tere yang menjadi idola saya, tapi musisi lokal yang menjadi idola saya juga adalah Sheila On7 band asal Yogyakarta.
Saya sudah pernah menulis tentang Sheila On7, dan selalu tertarik untuk menulis tentang karya-karyanya.
Menurut saya, kedua musisi itu mempunyai musikalitas yang tinggi dan karakter yang kuat.
Baiklah, kita mulai menulisnya sekarang.
Theresia EE Pardede atau yang biasa di sapa Tere penyanyi cantik kelahiran 2 September, memulai karirnya sebagai back vocal. Penyanyi cantik ini pernah menjadi seorang anggota parlemen, tapi saya tidak akan menulis tentang itu. Karena yang saya kenal adalah Tere seorang musisi hebat.
Jadi saya tidak akan menulis apapun yang ada di masa lalu apa lagi urusan pribadi, itu bukan saya.
Pada dasarnya setiap orang memiliki masa lalu dan masalah masing-masing, tapi coba lijat dan hargai karya-karya terbaik yang telah di berikan oleh seorang Tere pada negri ini.
Yang ingin saya tulis adalah tentang rasa kagum saya sebagai fans kepada idolanya.
Saya mulai mengenal lagu-lagu Tere sejak masih duduk di kelas 2 SMP tahun 2002, lagu pertama yang saya dengar adalah Kesepian Kita yang di bawain bareng Pas Band. Sejak saat itu saya mulai suka mendengar lagu-lagu Tere yang lainnya. Dan demi mendapatkan album perdana Tere "Awal Yang Indah", saya mengumpulkan dari uang jajan. Alhamdulillah....kebeli juga, hehehe
Tidak hanya sampai di album, saya mulai hunting foto dan poster juga majalah remaja yang mengupas tentang Tere, saya langsung membelinya. Biar sempat kena marah mama, karena uang jajan hanya habis untuk beli barang-barang yang ga penting.
Di tahun 2003 Tere kembali mengeluarkan album keduanya yang berjudul "Sebuah Harapan", karena mama sudah tau anaknya fans beratn Tere jadi begitu saya membeli kasetnya ( yang paling terjangkau sama kantong saya ) tidak memarahi saya lagi.
Kalau ada Tere tampil live di acara Tv, saya menontonya paling depan walaupun sering rebutan chanel Tv sama ayah...hahaha
Itu sebagian cerita saya di jaman sekolah, sekarang sudah dewasa. Tapi masih ada beberapa teman yang bertanya apa saya masih menjadi fans Tere?
Jawaban saya masih sama, saya sangat menyukai karya-karya Tere. Lagunya enak-enak.
Yah....walaupun banyak penyanyi solo wanita lainnya di negri ini, memnurut saya tidak ada sehebat Tere dengan karakter vokal yang kuat dan kemahirannya dalam menulis lirik lagu yang keren.
Bukan berarti saya tidak menyukai karya-karya musisi yang lainnya.
Memang sudah lama Tere tidak tampil di layar kaca, bukan berarti tidak berkarya kembali di industri musik Indonesia.
Karya-karya ciptaan Tere bisa di dengar lewat lagu "Tak Ingin Di Cintai" yang di bawakan penyanyi Astrid, "Aku Juga Manusia" yang di bawakan oleh Ilusia Girl, juga "Addicted" yang di bawakan oleh Astrid juga di album barunya yang Terpukau ( lagu yang ini saya belum dengar )...hehehe
Dan itu bukti bahwa Tere masih berarya di industri musik Indonesia, cuma bedanya tidak depan layar lagi tapi sekarang lebih asik ada di belakang layar.
Yah, bentuk karya Tere sekarang walaupun bukan dalam sebuah album saya tetap menikmatinya dan tetap bangga memiliki idola seperti Tere.
Berikut album-album yang pernah di keluarkan Tere :
Album perdana "Awal Yang Indah" tahun 2001 berisi 9 lagu :
1. Tak Ingin Usai
2. Bilang Saja
3. Awal yang Indah
4. Sampai Nanti
5. Bila Tiba Saatnya
6. Kesepian Kita ( Ft. Pas Band )
7. Selalu Ada
8. Biasa
9. Sendiri
Album kedua "Sebuah Harapan" tahun 2003 berisi 10 lagu :
1. Mestinya.
2. Tunjukan Padaku
3. Senantias
4. Jika Aku Bahagia
5. Aku Patut Membenci Dia
6. Cintaku Sederhana
7. Selelbihnya Dusta
8. Mengapa Ini Yang Terjadi ( Ft. Valent )
9. Biarkan Saja
10. Sebuah Harapan
Album ketiga "Begitu Berharga" tahun 2005 yang berisi 10 lagu :
1. Pencuri Hati
2. Dosa Termanis
3. Cukup Bagiku
4. Pasangnan Sepadan
5. Pertanyaan Hati
6. Panggung Sandiwara
7. Kala Cinta Bicara
8. Begitu Berhaga
9. Apa Adanya
10. Bukan Jalan Kita
Album keempat "Teretorial Hits" tahun 2008 yang berisi 12 lagu :
1. Tersenyumlah
2. Tak Pernah Sengaja
3. Kespian Kita
4. Sandiwara Yang Melelahkan
5. Selebihnya Dusta
6. Dosa Termanis
7. Mengapa Ini Yang Terjadi
8. Pasangan Sepadan
9. Pencuri Hati
10. Aku Patut Membenci Dia
11. Awal Yang Indah
12. Tak Ingin Usai
Kita doakan saja semoga secepatnya Tere bisa kembali berkaya di depan layar lagi.
Sukses untuk karya-karya Tere.....
Rabu, 11 Juni 2014
Cinta yang di bawa mati
Mungkin sudah terlalu lama aku bersembunyi di balik luka itu. Tak ada yang dapat melihat luka batin ku yang perih tak terobati. Kembali terlintas kisah itu di angan, semua sirna tak membekas semua hilang tak meninggalkan jejak. Bukannya aku tak mampu bangkit dari keterpurukan itu, bukannya aku tak mampu berjalan sendiri tanpa dia. Namun semua begitu cepat, dia pergi disaat aku tidak siap untuk di tinggalkannya di saat cinta itu tumbuh berkembang dalam hati.
Saat romansa cinta itu begitu indah, saat dunia ini hanya ada aku dan dia. Tidak ada yang sempurna dalam hidup ku tanpa dia penyempurna di setiap langkah ku. Harusnya musibah itu tidak pernah ada, harusnya kami tidak pernah terpisah mungkin hingga saat ini mungkin kami masih bersama. Tapi takdir berkata lain...
Awal perjalanan kisah ini begitu memilukan, mengiris hati itu pasti. Menyesakan dada, hingga sulit aku bernafas di mana setiap malam wajahnya terus menghiasi alam bawah sadar ku. Perbedaan keyakinan yang begitu kuat sempat menjadi ombak besar yang menghadang perjalanan cinta kami. Semua bisa di lewati dengan hati lapang, walau tangis selalu menjadi bagian kisah ini. Kisah ini tidak akan pernah aku lupakan seumur hidup, sosok laki-laki seperti dia dengan ketulusan dan pengorbanan cintanya yang sulit aku lukiskan lewat apapun itu.
Dia adalah Paul pemuda Nasrani yang telah membuat aku jatuh cinta, benar-benar cinta yang tidak pernah aku dapat dari yang sebelumnya. Memang dari penampilan dia tidak seperti pemuda lainnya, terkesan seperti begajulan. Tapi paul memiliki hati yang seperti malaikat, saat bersamanya selalu ada tawa meski kisah kami tidak terlepas masalah perbedaan yang fatal. Keyakinan kami berbeda, keluarga ku seorang muslim. Pertentangan dari keluarga itu sudah pasti ada dan melarang keras aku untuk melanjutkan hubungan dengan Paul.
Cinta itu buta, mungkin benar karna tidak dapat melihat perbedaan. Tapi hati tidak pernah buta, aku tau seberapa besar cinta dan pengorbanan yang Paul lakukan untuk mempertahan hubungan kami. Sesakit apapun itu, tidak menghalangi langkah kami untuk sekedar bertemu di sela-sela waktu kosong di saat kedua orang tuaku lengah mengawasi ku.
Putus sambung, manis pahit semua telah kami lewati bersama. Mungkin terlalu dini aku mengatakan ini cinta sejati yang di bawa mati. Karna kisah ini terjadi saat kami masih duduk di bangku SMA.
Rumah kami satu komplek dan kami bertetanggaan tapi kami tidak satu sekolah. Berita tentang hubungan kami pun tersebar dengan cepat di kalangan ibu-ibu sekitar komplek kami tinggal. Mulai dari berita yang baik hingga berita yang berujung gosip. Dan keadaan ini menambah memperkeruh hubungan kami. Terutama kedua orang tua ku yang dari awal tidak merestui hubungan kami untuk berpacaran, kalau untuk berteman saja orang tua ku tidak pernah melarang aku berteman dengan siapa saja.
Paul itu orangnya sangat pendiam, dan orang yang baru mengenalnya mungkin akan menganggap dirinya sombong. Tapi dia adalah sosok yang sangat setia kawan dan solidaritasnya cukup tinggi. Itu terbukti karna Paul memiliki seorang sahabat bernama Danu seorang muslim, mereka bersahabat sejak kecil. Tiap bulan suci ramadhan tiba, Paul selalu menunjukan toleransinya kepada Danu yang sedang berpuasa, begitu juga saat sahur. Paul sering ikut berkeliling membangunkan warga untuk sahur.
Banyak kenangan indah yang tidak bisa aku lupakan begitu saja tentang Paul.
Tepatnya saat itu hari senin tanggal 26 Desember 2005, pagi itu aku sangat senang sekali karna Paul mengantar ku hingga ke sekolah dan pulangnya kami berjanji untuk bertemu lagi dan Paul akan menjemput ku usai pulang sekolah. Tentu semua kami rencanakan tanpa sepengetahukan kedua orang tua ku.
Kebetulan hari ini adalah class meeting, tidak ada kegiatan belajar mengajar. Kegiatan hanya di isi dengan olah raga saja, itu pun banyak teman-teman sekolah ku yang sengaja tidak datang ke sekolah atau sengaja datang ke sekolah siang hari.
Perasaan senang dan bahagia itu yang aku rasa saat ini, aku pulang lebih cepat dan segera pergi ke tempat yang telah kami janjikan untuk bertemu yaitu halte dekat sekolah ku.
Aku menunggu detik demi detik hingga menit demi menit sudah berlalu. Matahari semakin terik, panas semakin menyengat tubuh ku.
Hati ku semakin gelisah karna Paul tak kunjung datang. Apa yang terjadi gerangan hingga Paul melupakan janjinya pada ku. Pikiran ku semakin tidak karuan, hingga akhirnya aku mendapatkan kabar bahwa Paul mengalami kecelakaan di tengah jalan saat akan menjemput ku usai sekolah.
Deg...detak jantung ku seakan ingin lepas dari tempatnya, aku lemah tak berdaya sekujur tubuh ku seakan mati rasa. Paul sudah berada di rumah sakit, dalam keadaan tidak sadar. Menurut saksi yang melihat kejadian saat itu Paul mengendarai motor dan menghentikannya di pinggir jalan lalu jatuh pingsan juga muntah darah. Kata dokter semua di sebabkan pembuluh darahnya pecah, dan itu terjadi karna Paul mengalami stres yang cukup tinggi, banyak masalah yang di deritanya dan di tahannya sendiri dalam pikirannya hingga Paul tidak dapat lagi untuk bertahan ini adalah puncaknya.
Tapi apa daya, takdir berkata lain .Aku sangat kecewa pada salah satu rumah sakit yang tidak mau segera menangani Paul karna dengan alasan tidak ada yang bertanggung jawab atas biaya pengobatan Paul. Hingga akhirnya Paul di larikan kembali ke salah satu rumah sakit daerah, tapi takdir berkata lain setibanya di rumah sakit tersebut Paul sudah tidak bernyawa sejak di perjalanan.
Hancur sudah semua mimpi indah itu, bukan keyakinan yang memisahkan kami tapi kematianlah yang akhirnya memisahkan kami.
Paul pergi untuk selamanya membawa cintanya untuk ku, Paul pergi selamanya meninggalkan kisah ini.
Candanya yang selalu berusaha membuat ku tertawa seolah menyiratkan semua akan baik-baik saja.
Semua sudah tidak ada lagi, di sini hanya ada aku yang berjalan sendiri tanpanya.
Aku berusaha tegar, aku berusaha tidak bersedih tapi hati ku hancur tak tersisa lagi. Semua di bawa pergi oleh Paul, hati ku cinta ku dan tak tersisa lagi. Tak ada wanita yang memiliki cinta sejati Paul, hanya aku yang beruntung dapat memiliki cinta sejati mu "Paul".
9 Tahun berlalu kisah ini, kini aku berusaha terus melangkah melanjutkan hidup ku.
Aku tau di sana Paul telah bahagia dan lebih tenang tak ada masalah dunia yang membebaninya.
Paul, raga mu boleh pergi untuk selamanya meninggalkan dunia yang fana....tapi cinta mu tidak akan pernah pergi.
Paul akan selalu ada di sini dalam hati ini dalam ingatan ku dan orang-orang yang menyayangi mu.
Kamu selalu hidup dalam memory itu.
Saat romansa cinta itu begitu indah, saat dunia ini hanya ada aku dan dia. Tidak ada yang sempurna dalam hidup ku tanpa dia penyempurna di setiap langkah ku. Harusnya musibah itu tidak pernah ada, harusnya kami tidak pernah terpisah mungkin hingga saat ini mungkin kami masih bersama. Tapi takdir berkata lain...
Awal perjalanan kisah ini begitu memilukan, mengiris hati itu pasti. Menyesakan dada, hingga sulit aku bernafas di mana setiap malam wajahnya terus menghiasi alam bawah sadar ku. Perbedaan keyakinan yang begitu kuat sempat menjadi ombak besar yang menghadang perjalanan cinta kami. Semua bisa di lewati dengan hati lapang, walau tangis selalu menjadi bagian kisah ini. Kisah ini tidak akan pernah aku lupakan seumur hidup, sosok laki-laki seperti dia dengan ketulusan dan pengorbanan cintanya yang sulit aku lukiskan lewat apapun itu.
Dia adalah Paul pemuda Nasrani yang telah membuat aku jatuh cinta, benar-benar cinta yang tidak pernah aku dapat dari yang sebelumnya. Memang dari penampilan dia tidak seperti pemuda lainnya, terkesan seperti begajulan. Tapi paul memiliki hati yang seperti malaikat, saat bersamanya selalu ada tawa meski kisah kami tidak terlepas masalah perbedaan yang fatal. Keyakinan kami berbeda, keluarga ku seorang muslim. Pertentangan dari keluarga itu sudah pasti ada dan melarang keras aku untuk melanjutkan hubungan dengan Paul.
Cinta itu buta, mungkin benar karna tidak dapat melihat perbedaan. Tapi hati tidak pernah buta, aku tau seberapa besar cinta dan pengorbanan yang Paul lakukan untuk mempertahan hubungan kami. Sesakit apapun itu, tidak menghalangi langkah kami untuk sekedar bertemu di sela-sela waktu kosong di saat kedua orang tuaku lengah mengawasi ku.
Putus sambung, manis pahit semua telah kami lewati bersama. Mungkin terlalu dini aku mengatakan ini cinta sejati yang di bawa mati. Karna kisah ini terjadi saat kami masih duduk di bangku SMA.
Rumah kami satu komplek dan kami bertetanggaan tapi kami tidak satu sekolah. Berita tentang hubungan kami pun tersebar dengan cepat di kalangan ibu-ibu sekitar komplek kami tinggal. Mulai dari berita yang baik hingga berita yang berujung gosip. Dan keadaan ini menambah memperkeruh hubungan kami. Terutama kedua orang tua ku yang dari awal tidak merestui hubungan kami untuk berpacaran, kalau untuk berteman saja orang tua ku tidak pernah melarang aku berteman dengan siapa saja.
Paul itu orangnya sangat pendiam, dan orang yang baru mengenalnya mungkin akan menganggap dirinya sombong. Tapi dia adalah sosok yang sangat setia kawan dan solidaritasnya cukup tinggi. Itu terbukti karna Paul memiliki seorang sahabat bernama Danu seorang muslim, mereka bersahabat sejak kecil. Tiap bulan suci ramadhan tiba, Paul selalu menunjukan toleransinya kepada Danu yang sedang berpuasa, begitu juga saat sahur. Paul sering ikut berkeliling membangunkan warga untuk sahur.
Banyak kenangan indah yang tidak bisa aku lupakan begitu saja tentang Paul.
Tepatnya saat itu hari senin tanggal 26 Desember 2005, pagi itu aku sangat senang sekali karna Paul mengantar ku hingga ke sekolah dan pulangnya kami berjanji untuk bertemu lagi dan Paul akan menjemput ku usai pulang sekolah. Tentu semua kami rencanakan tanpa sepengetahukan kedua orang tua ku.
Kebetulan hari ini adalah class meeting, tidak ada kegiatan belajar mengajar. Kegiatan hanya di isi dengan olah raga saja, itu pun banyak teman-teman sekolah ku yang sengaja tidak datang ke sekolah atau sengaja datang ke sekolah siang hari.
Perasaan senang dan bahagia itu yang aku rasa saat ini, aku pulang lebih cepat dan segera pergi ke tempat yang telah kami janjikan untuk bertemu yaitu halte dekat sekolah ku.
Aku menunggu detik demi detik hingga menit demi menit sudah berlalu. Matahari semakin terik, panas semakin menyengat tubuh ku.
Hati ku semakin gelisah karna Paul tak kunjung datang. Apa yang terjadi gerangan hingga Paul melupakan janjinya pada ku. Pikiran ku semakin tidak karuan, hingga akhirnya aku mendapatkan kabar bahwa Paul mengalami kecelakaan di tengah jalan saat akan menjemput ku usai sekolah.
Deg...detak jantung ku seakan ingin lepas dari tempatnya, aku lemah tak berdaya sekujur tubuh ku seakan mati rasa. Paul sudah berada di rumah sakit, dalam keadaan tidak sadar. Menurut saksi yang melihat kejadian saat itu Paul mengendarai motor dan menghentikannya di pinggir jalan lalu jatuh pingsan juga muntah darah. Kata dokter semua di sebabkan pembuluh darahnya pecah, dan itu terjadi karna Paul mengalami stres yang cukup tinggi, banyak masalah yang di deritanya dan di tahannya sendiri dalam pikirannya hingga Paul tidak dapat lagi untuk bertahan ini adalah puncaknya.
Tapi apa daya, takdir berkata lain .Aku sangat kecewa pada salah satu rumah sakit yang tidak mau segera menangani Paul karna dengan alasan tidak ada yang bertanggung jawab atas biaya pengobatan Paul. Hingga akhirnya Paul di larikan kembali ke salah satu rumah sakit daerah, tapi takdir berkata lain setibanya di rumah sakit tersebut Paul sudah tidak bernyawa sejak di perjalanan.
Hancur sudah semua mimpi indah itu, bukan keyakinan yang memisahkan kami tapi kematianlah yang akhirnya memisahkan kami.
Paul pergi untuk selamanya membawa cintanya untuk ku, Paul pergi selamanya meninggalkan kisah ini.
Candanya yang selalu berusaha membuat ku tertawa seolah menyiratkan semua akan baik-baik saja.
Semua sudah tidak ada lagi, di sini hanya ada aku yang berjalan sendiri tanpanya.
Aku berusaha tegar, aku berusaha tidak bersedih tapi hati ku hancur tak tersisa lagi. Semua di bawa pergi oleh Paul, hati ku cinta ku dan tak tersisa lagi. Tak ada wanita yang memiliki cinta sejati Paul, hanya aku yang beruntung dapat memiliki cinta sejati mu "Paul".
9 Tahun berlalu kisah ini, kini aku berusaha terus melangkah melanjutkan hidup ku.
Aku tau di sana Paul telah bahagia dan lebih tenang tak ada masalah dunia yang membebaninya.
Paul, raga mu boleh pergi untuk selamanya meninggalkan dunia yang fana....tapi cinta mu tidak akan pernah pergi.
Paul akan selalu ada di sini dalam hati ini dalam ingatan ku dan orang-orang yang menyayangi mu.
Kamu selalu hidup dalam memory itu.
Senin, 09 Juni 2014
Music Never Die
Ketika saya down, saya selalu mendengarkan lagu-lagu kesayangan saya.
Atau saya ambil gitar dan menulis lagu tentang kesedihan saya.
Saya bukan seorang yang pandai bermain musik, tapi musik dapat menghidupkan kembali mimpi saya yang terkubur.
Tapi dengan musik, saya seperti menemukan dunia yang hilang. Saya seperti kembali ke awal, memulai sebuah kehidupan.
Dulu, saya pernah bermimpi suatu saat saya dapat hidup dengan musik.
Dan sekarang pun masih sama, sesekali mimpi itu terkubur ketika harapan seakan kosong.
Banyak orang yang berkata, saya itu pemimpi gila. Yang selalu bermimpi dapat besar dengan musik.
Per setan orang bicara apa, toh saya tidak hanya sendiri sebagai seorang pemimpi.
Mimpi itu adalh tujuan awal ketika kita hidup.
Dari mimpi kita tau apa yang kita cari dalam dunia ini.
Begitu pula dengan saya, musik tidak pernah lepas dari mimpi saya.
Musik selalu dapat membangkitkan mimpi-mimpi saya tentang cinta, tentang harapan, tentang hidup dan semua terangkai indah menjadi kesatuan dalam nada.
Jangan pernah meremehkan musik!
Dengan musik, banyak orang yang bergantung hidup padanya.
Seperti para musisi jalanan yang menyandarakan hidupnya dari suara sumbang yang mereka jual.
Dari musik, banyak musisi Indonesia yang dapat hidup sukses dengan mimpi dan cita-citanya membesarkan nama mereka dengan musik.
Musik merupakan aset yang paling besar.
Dari musik, banyak musisi dari luar negri yang datang ke Indonesia untuk menggelar konser dan itu menambah penghasilan bagi para pekerja Event Organizer.
Maka berbahagialah dengan musik, tumpahkan segala lara dan kesedihan dengan bermusik itu merupakan hal yang positif dan tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Musik itu adalah kebebasan, kebebasan yang punya arti dan dapat memberikan inspirasi yang positif bagi pendengarnya juga penikmatnya.
Music Never Die!!
Apapun keadaannya, musik akan terus tumbuh dan berkembang lebih baik juga lebih bervariasi.
Atau saya ambil gitar dan menulis lagu tentang kesedihan saya.
Saya bukan seorang yang pandai bermain musik, tapi musik dapat menghidupkan kembali mimpi saya yang terkubur.
Tapi dengan musik, saya seperti menemukan dunia yang hilang. Saya seperti kembali ke awal, memulai sebuah kehidupan.
Dulu, saya pernah bermimpi suatu saat saya dapat hidup dengan musik.
Dan sekarang pun masih sama, sesekali mimpi itu terkubur ketika harapan seakan kosong.
Banyak orang yang berkata, saya itu pemimpi gila. Yang selalu bermimpi dapat besar dengan musik.
Per setan orang bicara apa, toh saya tidak hanya sendiri sebagai seorang pemimpi.
Mimpi itu adalh tujuan awal ketika kita hidup.
Dari mimpi kita tau apa yang kita cari dalam dunia ini.
Begitu pula dengan saya, musik tidak pernah lepas dari mimpi saya.
Musik selalu dapat membangkitkan mimpi-mimpi saya tentang cinta, tentang harapan, tentang hidup dan semua terangkai indah menjadi kesatuan dalam nada.
Jangan pernah meremehkan musik!
Dengan musik, banyak orang yang bergantung hidup padanya.
Seperti para musisi jalanan yang menyandarakan hidupnya dari suara sumbang yang mereka jual.
Dari musik, banyak musisi Indonesia yang dapat hidup sukses dengan mimpi dan cita-citanya membesarkan nama mereka dengan musik.
Musik merupakan aset yang paling besar.
Dari musik, banyak musisi dari luar negri yang datang ke Indonesia untuk menggelar konser dan itu menambah penghasilan bagi para pekerja Event Organizer.
Maka berbahagialah dengan musik, tumpahkan segala lara dan kesedihan dengan bermusik itu merupakan hal yang positif dan tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Musik itu adalah kebebasan, kebebasan yang punya arti dan dapat memberikan inspirasi yang positif bagi pendengarnya juga penikmatnya.
Music Never Die!!
Apapun keadaannya, musik akan terus tumbuh dan berkembang lebih baik juga lebih bervariasi.
Langganan:
Postingan (Atom)